Minggu, 25 Desember 2022

BELAJAR DARI BAKPIA

Foto : Isna Susanto/Pinterest Indonesia

Gak lengkap rasanya. Setelah singgah di kota Yogyakarta. Kalau tidak membawa buah tangan khas kota pelajar yang satu ini.

Bakpia. Semua kenal dengan kue ini. Bentuknya bulat pipih. Didalamnya ada adonan kacang ijo.

Ada jenis bakpia kering dan basah. Keduanya punya rasa yang enak. Sensasi gurih dari kulit luarnya. Manis dan legit terasa setelah adonan kacang ijonya nempel dilidah.

Kalau temen - temen singgah di kota Yogyakarta. Coba deh mampir ke Pabrik Bakpia. Di jalan Karel Sasuit (KS) Tubun Yogyakarta.

Ada banyak pilihan bakpia dengan aneka rasa. Selain rasa kacang ijo. Ada rasa kacang merah, duren, green tea dan banyak lagi.

Lahirnya aneka rasa dan jenis bakpia tentu bukan karena unsur kesengajaan. Tapi ada peran sifat pembelajar dari pembuatnya.

Belajar dari perubahan selera konsumen. Belajar dari persaingan pasar. Belajar dari tren perkembangan zaman. Dan masih banyak variabel lain yang dipelajari.

Kiranya kondisi itu tidak jauh beda dengan dunia pendidikan. Perbedaan karakter peserta didik zaman now dangan peserta didik zaman old. Menuntut inovasi pendidik dalam menyajikan pembelajaran.

Fakta yang terlihat. Mata pelajaran yang mengintegrasi konsep dasar dengan implementasinya. Itu lebih disukai oleh peserta didik zaman know.

Sehingga dalam implementasi Kurikulum Merdeka, menekankan model pembelajaran berbasis project dalam penyajian pembelajaran.

Kolaborasi antar mata pelajaran sudah jadi keharusan dilakukan oleh guru di satuan pendidikan.

Jadi, gak ada ceritanya lagi. Mata pelajaran (mapel) matematika, mapel TIK, atau mapel lainnya menyajikan materi yang terpisah.

Pernah saya membuat tulisan. Kolaborasi mapel Matematika, TIK dan Teknologi dalam menyajikan konsep komumikasi elektronika.

Jangan mau kalah dengan bakpia dong. Adonan terigu, telur, gula pasir dan kacang ijo aja bisa berkolaborasi.

Malahan, menghasilkan sensasi rasa unik dan sedap dilidah.

Kalau antar mapel sudah berkolaborasi. Pastinya sensasi sedap dalam belajar akan hadir. Pembelajaran akan jadi semakin asyik dan terasa lezat utk dinikmati.

Kalau belajarnya sudah jadi asyik. Jangan heran kalau peserta didik jadi ketagihan.

Yuk, temen-temen guru. Kita saling berkolaborasi. Kita ciptakan pembelajaran yang asyik dan selezat bakpia yang dinikmati dengan teh hangat disore hari.

Salam Inovasi Salam implementasi

penulis : Yuyus Wisnurat.

Posting Komentar